BREAKING NEWS
Search

Wisata gunung Tangkuban perahu ditengah new normal

Bandung, 05 september 2020

Bandung.fokusberitaindonesia.com- Lembang Bandung Barat, (05/09/2020). Tempat wisata khusus nya di daerah Bandung sudah diperbolehkan menerima para pengunjung dalam beberapa bulan terakhir saat new normal diberlakukan oleh pemerintah. Dengan syarat menerapkan prosedur keselamatan dan kesehatan seluruh komponen.

Sebagai maskot wisata Bandung Barat, Gunung Tangkuban Perahu selalu menjadi primadona para traveling turis lokal dan turis mancanegara. Sebelum wabah covid, turis mancanegara selalu memadati kawasan Gunung, namun dalam new normal saat ini pengunjung dibatasi terutama tidak diperkenankan menerima turis mancanegara, Biasanya turis dari Malaysia, Singapura, Korea Selatan, Arab Saudi, Polandia dan India adalah 6 Negara yang paling banyak mengunjungi wisata Gunung.

Pihak pengelola wisata tetap mengutamakan protokorer kesehatan dengan mewajibkan seluruh pengunjung dan komponen mengenakan masker dan disediakannya tempat mencuci tangan yang di tempatkan diberbagai sudut sehingga tidak akan kesulitan untuk membasuh tangan. Dengan dibatasinya seluruh komponen mulai dari pengunjung dan pedagang yang memadati.

Skenario untuk pedagang yang begitu banyak sekitar ada 2000 orang pedagang ruko dan asongan yaitu dengan penjadwalan untuk satu orang pedagang 3 hari sekali boleh berjualan dan terus bergilirang seperti itu. Tidak seperti biasanya kondisi parkiran saat akhir pekan selalu padat bahkan banyak yang kebingungan mencari lahan parkir. Tapi saat ini begitu lenggang walaupun banyak pengunjung lokal tapi tidak seramai sebelum covid.

Dampak dari covid lalu new normal ini sangat terasa oleh seluruh komponen. Pedagang sudah pasti kebanyakan gulung tikar dan pendapatan yang berkurang. Guide Tour salah satu komponen penting di tempat wisata yang sangat banyak di kunjungi turis lokal dan mancanegara. Sebelum covid Guideing bisa memandu turis lokal dan mancanegara setiap hari, tapi new normal ini tidak jarang dalam seminggu hanya sekali atau 2 kali guideing turis lokal. Otomatis pendapatan sangat jauh menurun dan bisa saja tidak mendapatkan penghasilan sama sekali.

Tidak ada yang bisa dilakukan lagi kecuali harapan dan berdoa untuk covid ini segera berakhir dan back to normal. Untuk keberlangsungan kehidupan yang sudah bergantung di tempat wisata. Agar ramai kembali oleh seluruh pengunjung lokal dan mancanegara sehingga meningkatkan perekonomian seluruh komponen yang mengais rezeki di Gunung Tangkuban Perahu. (Dini/Yoga).




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *