Tunda Acara Unjukrasa Di DLH kabupaten Majalengka Demi Menjaga Kondusifitas Majalengka Dalam Menyambut HUT RI

 

Majalengka FBI .www.fokusberitaindonesia.com-Demo Sebagai Bentuk Perlawanan Atas Ketidakadilan, Aksi unjuk rasa diizinkan oleh Undang-Undang dan dijamin dalam Pasal 28 UUD 1945. Aturan soal demonstrasi juga diatur dalam Peraturan Kapolri Nomor 9 Tahun 2008.

Budaya demonstrasi atau unjuk rasa sering kali terjadi di kehidupan sosial masyarakat, tak heran jika dalam setahun ini pihak DPC LSM Lidik dengan ketua Herman menyatakan ada beberapa hal yang harus didemokan di dinas terkait pemerintahan kabupaten majalengka.

“Tujuan demo yaitu sebagai bentuk perlawanan atas ketidakadilan Dinas Lingkungan Hidup terkait dengan kebijakan dan kewenangan Kadis. Biasanya, pertunjukan itu seperti menyuarakan kegelisahan yang dihadapi oleh masyarakat. Faktornya seorang pejabat publik selalu menghindar dengan berbagai macam alasan saat akan di klarifikasi. Baik oleh LSM maupun media ” Ujar Herman selaku Ketua DPC Lidik Kabupaten Majalengka.

Yang tadinya beberapa hari kebelakang akan dilaksanakan demo, tetapi ketua DPC LSM Lidik, Herman menunda acara yang akan digelar (Demo), bahwasannya untuk demo yang akan dilaksanakan minta diundur, disebabkan di bulan Agustus ini kita akan mengadakan berbagai macam sambutan perayaan hari kemerdekaan, dan juga keterbatasan dengan adanya pandemi covid. Dan juga dengan harapan ‘Jaga Lembur’ Kabupaten Majalengka tetap aman dan kondusif,”

“Jadi saya undur waktu untuk ke bulan berikutnya, karena demo yang akan dilaksanakan oleh LSM Lidik untuk mendidik kepada seorang pimpinan yang kurang bijaksana dan dinilai tidak kooperatif dalam mengemban tugas.” Ujar Herman.

Herman dalam obrolannya dengan team dari FBI menyatakan bahwa faktor utama terjadinya unjuk rasa karena, kekecewaan atas lemahnya pungsi pelayanan pejabat publik terkait kebijakan pemerintah dalam memerintah. Menurutnya, esensi yang didapat bagi LSM Lidik yaitu tujuan nyata dalam memihak masyarakat atas ketidakadilan yang bertebaran. Sedangkan untuk urgensinya sendiri yaitu demi mewujudkan perubahan, sebagai bentuk nasionalisme bernegara, Pungkasnya.

(Eli N/Kabiro FBI)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.