BREAKING NEWS
Search

Tojjawa,klaster ekonomi baru di sumedang timur

SUMEDANG.fokusberitaindonesia.com – Banyaknya Barang Milik Daerah (BMD) yang dimiliki Pemerintah Kabupaten Sumedang dalam posisi tidak terurus, kini mulai ada harapan baru. Beberapa Aset ini akan di sulap menjadi aset yang berdampak secara ekonomi. Diantaranya adalah berupa Tanah dan Bangunan yang berada di Tolengas (Tomo), Jatigede, Jatinuggal dan Wado (TOJJAWA).

Hal ini terungkap dari pernyataan Bupati Sumedang, Dr. H. Dony Ahmad Munir, ketika rapat tindak lanjut Optimalisasi Pemanfaatn Barang Milik Daerah yang merupakan Tindak Lanjut hasil Audiensi Kepala Bagian Pengelolaan Barang Daerah pada Setda Kabupaten Sumedang, Dr. Asep D Darmawan, Kamis (1/10/2020) di Gedung Negara Sumedang.

“Aset Pemda itu sangat potensial untuk dijadikan lahan yang produktif dan bernilai ekonomi. Yang saat ini tidak produktif, dapat dilakukan kerjasama dengan pihak ketiga, dikelola Pemda atau disewakan dan atau dikelola oleh masyarakat Sumedang,” kata Bupati seusai rapat kepada Media.

Hadir dalam rapat, selain Kepala Bagian PBD, ada Asisten, SKPD, Camat dan Direktur BUMD Kampung Makmur.

Pada kesempatan tersebut, Bupati mengharapkan ada optimalisasi pengelolaan dan pendayagunaan Barang Milik Daerah, khususnya untuk Aset yang terdiri dari Terminal di Tolengas, Pasar di Jatigede, beberapa lahan di Jatinunggal dan eks terminal Wado.

Dengan adanya gagasan ini, bupati berharap ada Klaster baru di Sumedang selain Butom Gede adalah TOJJAWA yang dapat diintegrasikan dengan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Jatigede yang sedang dimatangkan proses pembangunannya.

Untuk mempercepat TOJJAWA, pemerintah membuat rencana jangka pendek dan jangka panjang. Dalam jangka pendek, menurut Bupati, Bus Tampomas akan dioperasikan satu buah dari Tolengas ke Jatigede, dan satu lagi dari wado ke Jatigede. “Dishub segera lakukan survey, pemetaan, penyiapan lapangan dan SK Bupati tentang operasional Bus tersebut. Nanti secepatnya kita akan launching,” jelasnya.

Sementara itu, ditempat yang sama, Kepala Bagian PBD, Asep D Darmawan, yang dihubungi TiNewss.com. menyatakan rasa terima kasih atas atensi yang disampaikan Bupati atas usulannya dalam pemanfaatan BMD yang saat ini tidak produktif.

“Saya, dan rekan-rekan di PBD melihat ada beberapa asset yang tidak produktif, dan Kami mencoba melihat potensi ini untuk kemudian kami sampaikan ide TOJAWA yang hanya seputar pemanfaatan Pasar Tolengas, pasar Jatigede dan Terminal Wado, maka Kami menyebut TOJAWA. Tapi pa Bupati meminta ditambah dengan Jatinunggal, maka sekarang J-nya jadi dua, yakni TOJJAWA (Tolengas, Jatigede, Jatinunggal dan Wado). Alhamdulillah Pak Bupati, memberikan apresiasi luar biasa. Semoga apa yang disampaikan Pak Bupati, dapat ditindaklanjuti oleh SKPD terkait dan secara keseluruhan, dapat bermanfaat untuk Sumedang,” pungkas Asep.

Lebih lanjut Asep mengatakan bahwa Pa Bupati konsen dengan TOJJAWA, pa wakil Bupati dan pa sekda juga lagi memberikan perhatian penuh untuk aset-aset yang lain. “Alhamdulillah perhatian pimpinan sangat luar biasa. Semoga BMD yang belum optimal mampu menambah Pendapatan Asli Daerah disaat daerah mengalami pengurangan dana transfer,” jelasnya ( redaksi FBI )




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *