BREAKING NEWS
Search

TAK BUTUH WAKTU LAMA, JAJARAN POLRES SUMEDANG TANGKAP DPO

Kab. Sumedang, www.fokusberitaindonesia.com Kamis, (21/1/2021) ,- Polres Sumedang mengungkapkan kasus tindak pidana pembunuhan dan atau tindak pidana barang siapa dimuka umum bersama-sama melakukan kekerasan terhadap orang mengakibatkan matinya orang atau tindak pidana penganiayaan yang mengakibatkan meninggal dunia.

Dalam gelar Konferensi Pers yang dipimpin oleh Kapolres Sumedang AKBP. EKO PRASETYO ROBBYANTO, S.H., S.I.K., M.P.I.C.T., M.I.S.S , di Aula Tribrata Polres Sumedang, Kamis (28/12/2020), Jam 09.00 Wib. Turut hadir juga Kasat Reskrim AKP YANTO S.I.P.M.H , Kasubag Humas AKP DEDI JUHANA, Perwakilan dari XTC Dan BRIGEZ

Kapolres Sumedang, “Bahwa W als Black setelah kejadian melarikan diri ke beberapa tempat, pertama ke Bojongsoang, lanjut ke Buahbatu, kemudian Ke Kab.Subang, dan pelariannya terakhir ke Wanayasa, Kab. Purwakarta. Dalam waktu lima hari dia berpindah ke empat tempat, dan akhirnya tersangka W als Black, pelaku penusukan tertangkap di Wanayasa, Kab. Purwakarta, karena yang bersangkutan dalam proses penangkapan melakukan perlawanan, kami melakukan tindakan Kepolisian tegas terukur” Terang Kapolres.

Tersangka yang selama ini DPO berinisial W als Black akhirnya berhasil ditangkap, di Wanayasa, Kab. Purwakarta.

Adapun kejadian tanggal (15/1/2021) sekitar jam 6 sore berawal ketika kelompok dari XTC ini sedang penggalangan dana untuk korban Longsor di Cimanggung itu, lewatlah rombongan dari kelompok lainnya kelompok bermotor Brigez yang tidak diketahui orang-orangnya sehingga terjadi keributan di daerah Cimanggung itu jam 6 sore, yang mengakibatkan korban Karta Gunawan meninggal dunia, yang dilakukan oleh tersangka A als Tile, D als Komeng, N Alias Ute dan W als Black yang menusukan pisau sangkur ke arah dada sebelah kiri.

Kapolres menegaskan, “Dalam hal ini untuk bersama-sama bersepakat bahwa persoalan ini selesai di ranah hukum, karena seluruh tersangka sudah kami tangkap dan kami tahan saat ini,” Tegasnya.

“Kami menghimbau juga kepada seluruh komunitas motor tidak hanya untuk Brigez dan Xtc jadilah elemen masyarakat yang bermampaat, ke masyarakat juga memohon maaf situasi saat ini lebih dari 10juta orang Indonesia menganggur, kami juga kemarin dalam proses evakuasi, jangan ditambah lagi dengan beban-beban hal seperti ini, masih banyak hal-hal positif yang bisa dilakukan.” Himbau Kapolres.

“Kalau penggalangan dana ditengah jalan itupun kami himbau untuk tidak dilakukan, selain membahayakan diri sendiri juga orang lain,” Imbuh nya.

Menurut Kapolres ke empat Pelaku dikenakan Pasal 338 Jo Pasal 56 ayat 1 (1) Tanpa Pidana, dengan ancaman hukuman penjara paling lama 12 Tahun, Subsiden Pasal 70 ayat 1, Ayat 2 (3) Tanpa Pidana, ancaman hukuman paling lama 12 Tahun, dan lebih Subsiden Pasal 351 ayat 1, ayat 3 Jo Pasal 56 ayat 1 (1) KUHPidana, Ancaman hukuman paling lama 20 Tahun.

(Red/ Asep R)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *