EkonomiUncategorized

Sejumlah Poktan Di Kecamatan Ronggurnihuta Ikuti Acara ” Launching Pangula Na Ture ” Di Desa Sijambur

SAMOSIR, FBI www.fkusberitaindonesia.com -Secara daring, sejumlah poktan di Kecamatan Ronggurnihuta, mengikuti acara Launching Program Pangula Na Ture.

Program ini adalah salah satu Program baru Bupati Samosir dalam peningkatan hasil dan kesejahteraan petani di Kabupaten Samosir.

Program ini dilaunching oleh Bupati Samosir, Vandiko T. Gultom di Desa Sinaga Uruk Pandiangan, Kecamatan Nainggolan, 12/08/2022.

Dalam acara tersebut, beberapa kecamatan mengikutinya secara daring. Di Kecamatan Ronggurnihuta, kegiatan tersebut dilangsungkan di Desa Sijambur, yaitu di rumah salah satu pengurus poktan Asi Rohana.

Dalam acara tersebut, turut di hadiri Kepala Bidang Pertanian dan Peternakan Kab. Samosir ( Boyke Situmorang, SP), TBPP Kab. Samosir (Bennedictus Gultom), Camat Ronggurnihuta (Bresman Simbolon), Kepala Desa Sijambur (Judiman Naibaho), dan juga sejumlah masyarakat dan beberapa poktan serta PPL di Kecamatan Ronggurnihuta.

Dalam arahannya, Boyke Situmorang menyampaikan, agar petani samosir menjadi petani yang maju dan mandiri serta sejahtera yang mampu mengatasi setiap persoalan persoalan yang di hadapi oleh para petani. “Untuk menjadi petani mandiri, maka perlu kerja sama antara petani dengan pemerintah. Sebab tidak bisa tangan bertepuk sebelah. Kami dari pemerintah siap membantu dan mendampingi para rekan rekan tani sekalian” jelasnya.

Boyke juga menyampaikan, demi mengatasi keterbatasan pupuk kimia bersubsidi, maka sudah seharusnya petani samosir menggunakan pupuk organik. “Oleh sebab itulah Pemkab Samosir membuat program “Pangula Na Ture” dengan motto “Selaras Dengan Alam”. Para petani harus mampu membuat pupuk organik masing-masing, yang bahan bahannya tersedia di alam kita. Dan ini adalah salah satu upaya kita dalam mencegah ketandusan lahan pertanian kita, yang selama ini sudah dirusak oleh pupuk kimia”. Kata Boyke Situmorang.

Dalam sesi tanya jawab, beberapa petani menyampaikan keluhan dan harapan serta persoalan persoalan yang dihadapai oleh para petani. Misalnya dalam pembuatan pupuk organik, para petani sangat membutuhkan mesin pencacah, agar pembuatan pupuk organik tersebut lebih cepat dan efektif.

Pada kesempatan yang sama, salah satu pengurus poktan Horas Tani juga menyampaikan, agar program pemerintah khususnya bidang pertanian jangan hanya seremonial saja, jangan hanya teori, sebab kalau hanya teori, sudah banyak di gogle ataupun youtube. Kiranya pemerintah dapat menindak lanjuti program Pangula Na Ture ini ke depannya, sehingga program ini bermanfaat langsung bagi para petani” katanya.

Selanjutnya, Boyke Situmorang, TBPP Kab. Samosir (Bennedictus Gultom), Camat Ronggurnihuta, serta Kepala Desa Sijambur turut memberikan tanggapan dan solusi akan keluhan-keluhan yang dihadapi para petani.

Bennedictus meminta, agar seluruh petani menjalin kerja sama yang baik terhadap pemerintah dalam mencari solusi atas persoalan-persoalan yang kita hadapi. “Kami TBPP Kab. Samosir, siap membantu dan akan menyampaikan langsung setiap aspirasi dan keluhan yang anda hadapi kepada pemerintah kita. Itulah tugas kami sebagai TBPP,” kata Bennedictus Gultom.

Pada kesempatan tersebut, Boyke juga meminta kepada Pemerintah Desa, supaya pengadaan mesin pencacah ataupun kebutuhan lainnya yang sangat dibutuhkan oleh para petani, dapat ditampung pada Dana Desa, dimana 20% dari Dana Desa itu adalah untuk peningkatan Ketahanan Pangan. Permintaan Boyke pun langsung direspon baik oleh Kepala Desa Sijambur.

Dongan. PS

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button