BREAKING NEWS
Search

Relokasi Satu Dusun warga di sukabumi, Kami perlu Sinergitas dan Bantuan Pemerintah

KAB SUKABUMI www.fokusberitaindonesia.com (19/01/2021) | Peristiwa retakan dan pergeseran tanah yang terjadi di Dusun Suradita Desa Ciengang Kecamatan Hegerbitung Sukabumi sudah memasuki tahap yang menghawatirkan, peristiwa tersebut mengakibatkan harus direlokasinya 232 kepala keluarga 659 Jiwa yang tersebar di lima RW dua RW dan satu kedusunan.

Mengingat hasil kajian badan geologi pada tahun 2019 bahwa Dusun Suradita merupakan kawasan yang tidak layak huni karena kawasan tersebut mempunyai kontur tanah yang labil, ditambah lagi beban tanah yang kurang seimbang sehingga, ketika musim penghujan tiba sangat mungkin untuk terjadinya retakan dan pergeseran bahkan longsor.

Selain itu menurut anggota BPBD Bidang Mitigasi Bencana, Desa Suradita berada dalam lempengan secar cimandiri yang membentang dari pelabuhan ratu hingga raja mandalan ini yang mengakibatkan sewaktu-waktu, dapat terjadinya retakan dan pergeseran itu sebabnya masyarakat harus direlokasi” ujar Nanang M.Sudrajat Kasi Mitigasi Bencan BPBD kab.Sukabumi.

Sementara itu PemDes Ciengang Yudisius H.Bagja menyampaikan “Terkait dengan relokasi masyarakat Suradita saya selaku PemDes Ciengang, sudah menyiapkan dua lokasi yang nantinya akan di peruntukan untuk tempat tinggal warga, yaitu lahan Perum Perhutani dan lahan PT.PNVIII, namun harus melalui riset dan kajian terlebih dahulu apakah lahan tersebut sesuai dan aman untuk di jadikan pemukiman, selain itu kami juga butuh dukungan dari pemerintah baik Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat, serta lembaga terkait untuk masalah legal standing lahan tersebut, seluruh masyarakat sudah siap untuk direlokasi tinggal kepastian hukum lahannya.” Ujarnya.

Relokasi menjadi solusi karena longsor dapat terjadi sewaktu-waktu, sehingga yang paling aman adalah memindahkan masyarakat.

(Jamiludin/Dini)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *