BREAKING NEWS
Search

PT. Pegadaian ( Persero) siap cetak 1000 pemuda muhamadiyah jadi agen pegadaian

<img src="https://www.fokusberitaindonesia.com/wp-content/uploads/2021/06/IMG-20210613-WA0010-300×195.jpg" alt="" width="300" height="195" class="alignnone size-medium wp-image-7276"

BOGOR, www.Fokusberitaindonesia.Com- PT. Pegadaian (Persero) disupport Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Republik Indonesia bakal mencetak 1.000 pemuda Muhammadiyah untuk menjadi Agen Pegadaian yang tersebar di seluruh daerah di Indonesia.

Demikian diungkapkan Pemimpin Wilayah VIII Jakarta 1 PT Pegadaian (Persero), Mulyono dalam acara implementasi kegiatan edukasi keuangan bagi pemuda dan mahasiswa Muhammadiyah yang diselenggarakan Kemenko Perekonomian RI, di Grand Savero Bogor, Jawa Barat.

Mulyono mengatakan, pemilihan pemuda Muhammadiyah sebagai agen ini karena visi Muhammadiyah sejalan dengan Pegadaian dalam upaya menjadikan para pemuda mandiri dan kreatif.

Menurutnya, dengan dijadikannya pemuda Muhammadiyah sebagai agen Pegadaian tentu akan memberikan dampak positif bagi masyarakat khususnya di daerah-daerah yang jauh dari kantor Pegadaian.

“Masyarakat yang ingin melakukan transaksi gadai namun jauh dari Kantor Pegadaian bisa dilayani oleh pemuda Muhammadiyah yang telah menjadi agen,” ungkap Mulyono.

“Tak hanya di pedesaaan, masyarakat di daerah perkotaan yang tak memiliki waktu untuk datang ke pegadaian bisa mendapatkan pelayanan dari para agen tersebut,” imbuhnya.

Untuk manfaat yang akan dirasakan para agen, kata Mulyono, selain dari pengalaman juga ada insentif yang akan diberikan saat adanya transaksi.

“Status mereka tetap dalam organisasi PP Muhammadiyah atau mahasiswa Muhammadiyah tempat dia menuntut ilmu, tapi mereka bisa bersinergi sebagai agen Pegadaian, dimana mereka mendapatkan penghasilan lewat yang namanya sharing bunga di setiap transaksi,” katanya.

Mulyono menjelaskan, para pemuda dan mahasiswa Muhammadiyah yang menjadi Agen Pegadaian akan mendapatkan sharing fee atau sharing bunga di setiap transaksi. Agen akan mendapatkan bunga 20 persen dan 80 persen untuk pegadaian.

“Jadi semakin banyak transaksi, maka semakin banyak pula yang akan mereka dapatkan,” tutur Mulyono.

Sebelum menjadi agen, lanjut Mulyono, para pemuda Muhammadiyah akan dibekali dengan pelatihan-pelatihan terkait dunia keuangan, sehingga mereka memiliki pengetahuan saat melakukan transaksi.

“Kita akan memberikan pelatihan-pelatihan kepada mereka sebelum jadi Agen Pegadaian. Mereka tentunya harus tahu berapa estimasi harga barang sebelum melakukan transaksi gadai dan sebagainya,” jelas Mulyono.

Sementara itu, P. Erdirio selaku asisten Deputy keuangan inklusif dan keuangan syari’ah Kemenko Perekonomian mengapresiasi kinerja yang dilakukan Pegadaian dan Bank Syariah dan organisasi PP Muhammadiyah dalam edukasi keuangan inklusif atau syariah.

Dikatakannya, ini sesuai dengan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) lembaga yang dipimpinnya dalam koordinasi program dengan lembaga pemerintah dan lembaga keuangan termasuk organisasi kemasyarakatan yang ingin belajar keuangan syariah.

“Kami mengapresiasi yang dilakukan Pegadaian dan Bank Syariah dan PP Muhammadiyah. Ini sesuai dengan tupoksi kami sebagai pemerintah dalam koordinasi program inklusif keuangan. Kegiatan ini sinkronisasi mitra pemerintah Pegadaian dan Bank Syariah dan ormas PP Muhammadiyah. Sasaran kami membuka akses keuangan inklusif dan edukasi keuangan,” ujar Erdirio mengakhiri.( red.tab- FBI )




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *