Profil Sekolah SMA Negeri 10 Bandung

Bandung FBI. www.fokusberitaindonesia.com – SMAN 10 Bandung merupakan satuan pendidikan negeri yang berlokasi di jalan Cikutra No. 77 Kota Bandung. Pada awal berdiri, yakni pada tahun 1967, sempat berlokasi di Sekolah Dasar Sentrum, yang sekarang menjadi Sekolah Dasar Cicadas Timur, dan merupakan pecahan dari SMAN 3 Bandung sesuai surat nomor 031/D.26/K.67 tertanggal 1 Juli 1967. Sejak tahun 1969, bersamaan dengan dimilikinya bangunan tersendiri, pengelolaan sekolah sudah dilakukan secara mandiri dengan kewenangan penuh menyelenggarakan dan mengelola pendidikan sebagaimana sekola lain yang setara.
Saat ini SMAN 10 Bandung sudah berubah banyak dibanding dengan saat berdiri, baik secara fisik bangunan maupun pengorganisasiannya. Dengan ditopang oleh sumberdaya manusia yang terdiri 81 orang tenaga pendidik (guru) dan 38 orang tenaga kependidikan, proses pendidikan dijalankan untuk melayani 1412 orang peserta didik reguler dan 265 orang peserta didik sekolah terbuka. Kurikulum yang digunakan pada saat ini meliputi Kurikulum Merdeka untuk kelas X (Fase E / Semester 1 – 2) dan Kurikulum 2013 untuk kelas XI dan XII (semester 3 – 6) dengan layanan pembelajaran menggunakan Sistem Kredit Semester (SKS).
Dengan mengusung visi sekolah “terwujudnya insan berakhlak mulia, kompeten dan kompetitif dalam era global melalui sekolah berwawasan lingkungan” dan slogan “berilmu, berakhlaq dan berbudaya” proses pembelajaran dilaksanakan secara sistemik, terukur dan sejalan dengan perkembangan pendidikan yang dirancang oleh pemerintah pusat dan pemerintah daerah. Untuk mendukung proses tersebut, fasilitas ruang kelas sebanyak lebih dari 40 ruangan, laboratorium yang meliputi laboratorium komputer, fisika, kimia, biologi dan bahasa, sarana/prasaran olah raga, mesjid, ruang ekstrakurikuler, kantin, dan ruang terbuka untuk tempat bermain siswa, tempat parkir, dan taman secara terus menerus dipelihara dan dikembangkan. Secara non-fisik, komunikasi dengan stake holder, masyarakat sekitar dan alumni juga secara intensif dan berkesinambungan terus dijalin. Khusus berkaitan dengan fungsi SMAN 10 Bandung sebagai intitusi pemerintah, penerapan sistem pengelolaan kepegawaian, keuangan, dan inventarisasi barang senantiasa mengikuti regulasi yang berlaku dan arahan dari intansi lain yang berwenang sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing, khususnya dari Dinas Pendidikan dan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VII Provinsi Jawa Barat.
Terkait dengan pelaksanaan kegiatan belajar mengajar, sekolah menerapkan hari belajar selama 5 hari, dan waktu belajar dari pukul 06.45 s.d 15.30. Kegiatan rutin harian meliputi kegiatan penguatan pendidikan karakter dari pukul 06.45 s.d 07.00 dalam bentuk membaca Al-Qur’an dan do’a, menyanyikan lagu Indonesia Raya 3 stanza, dan membacakan visi sekolah (dipandu melalui audio center), pelaksanaan kegiatan intrakurikuler dari pukul 07.00 s.d 14.00 dan pelaksanaa projek penguatan profil pelajar pancasila dari pukul 14.00 S.d 15.30. Di luar jam belajar, banyak peserta didik yang memanfaatkan waktu tersedia untuk pelaksanaan kegiatan ekstrakurikuler, layanan khusus mata pelajaran dan BK (remedial, ulangan susulan, bimbingan karir, dll), dan belajar bersama yang dilaksanakan secara mandiri oleh siswa.
Dalam lima tahun terakhir pretasi yang telah diraih sekolah antara lain :
1. Telah dipercaya oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menjadi salah satu dari 506 sekolah di seluruh Indonesia sebagai sekolah rujukan.
2. Telah dipercaya oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan melalu Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat menjadi sekolah yang memberikan layanan pendidik model Sistem Kredit Semester (SKS).
3. Telah dipercaya oleh Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan menjadi satu satunya sekolah di kota Bandung atau salah satu dari 400 sekolah di Indonesia untuk mengikuti International Student Assessment (PISA).
4. Telah mengantarkan beberapa guru menjadi Kepala Sekolah di sekolah-sekolah lain dibawah naungan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat.
5. Telah mengantarkan beberapa guru menjadi narasumber atau pendamping tingkat nasional dalam implementasi kurikulum.
Preastasi juga diraih oleh peserta didik dalam berbagi bidang. Prestasi-prestasi yang telah diraih oleh peserta didik pada tingkat nasional maupun tingkat internasional, antara lain:
• Juara satu internasional pencak silat pada kegiatan seegames di Singapore,
• Juara satu tingkat nasional lomba robotika kegiatan PGV Techno Best di Bandung
• Juara satu nasional Atletik pada Pekan Olah Raga Nasional (POPNAS) di Semarang.
Masih banyak prestasi lain yang sudah diraih oleh peserta didik SMA Negeri 10 Bandung, teristimewa dalam bidang olah raga. Hal tersebut dapat disaksikan dari banyaknya piala-piala, medali, dan piagam-piagam yang dipajang.
Dalam bidang akademik, peserta didik yang diterima di Pergurruan tinggi negeri/swasta, perguruan tinggi kedinasan, politeknik dan sejenisnya dari tahun ke tahun menunjukan tendensi meningkat. Data terakhir, terkait dengan jumlah peserta didik kelas XII yang diterima pada perguruan tinggi negeri pada tahun 2022 melalui jalur SNMPT (jalur undangan) sebanyak 32 orang dan melalui jalur SBMPTN adalah 75 orang. Mereka diterima di berbagai jurusan pada Perguruan tinggi negeri populer, seperti ITB, Unpad, UPI, IPB, Unibraw, UGM, dan lain-lain. Pencapaian tersebut telah menempatkan SMAN 10 Bandung menjadi salah satu sekolah yang berhasil menempati posisi 3 besar sekolah dengan jumlah peserta didik yang diterima di PTN terbanyak di kota Bandung.
Outcame proses pendidikan yang dilaksanakan oleh SMAN 10 Bandung sejak berdiri hingga saat ini cukup membanggakan. Banyak alumni SMAN 10 Bandung yang stelah menjadi pejabat pemerintah pada berbagai intitusi/departemen di pusat maupun daerah, gubernur dan wirausahawan sukses. Salah satunya adalah Bpk. Dr. H. Haedar Nashir yang saat ini menjabat sebagai ketua umum Muhammadiyah.( Redaksi Tabloid FBI )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.