Ekonomi

Penjelasan Kasus Dugaan Calo ASN Kemenag Ciamis , Ini Kata Popon

Kabupaten Ciamis,
Www.Fokusberitaindonesia.com,- Kasus yang terjadi di Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis, oleh oknum pengawas yang diduga melakukan penipuan terhadap beberapa orang honorer dengan dalih akan menjadikannya Aparatur Sipil Negara (ASN) dan dipungut biaya Rp50 juta perorang, Terduga Pengawas Kemenag Ciamis Inisial PN angkat bicara.

Popon mengatakan kalau dirinya juga adalah korban penipuan. Pasalnya, pada tahun 2014 lalu, dirinya bertemu dengan pengawas Kementrian Agama (Kemenag) Purwakarta, Tati.

“Waktu itu Tati menawarkan kepada saya terkait memasukan tenaga honorer menjadi Aparatur Sipil Negara (ASN) karena kata dia suaminya bekerja di Badan Kepegawaian Negeri (BKN),” ungkap Popon kepada Fokusberitaindones ia. Com di kediamannya, Selasa (8/2/2022).

Dia menuturkan, bahwa anaknya, menantu dan anak dari besannya tergiur atas tawaran oknum pengawas kemenag Purwakarta Tati.

Pada saat itu, kata Popon, Tati datang ke Kabupaten Ciamis dan menawarkan kepada beberapa tenaga honorer yang berjumlah sekitar 9 orang. Namun 9 orang tersebut (yang bersangkutan) salah faham kalau Tati adalah tangan kanannya Popon.

“Mereka salah faham, padahal saya juga korban. Namun, saya tidak mementingkan dulu pribadi, yang 9 orang tersebut sebagian sudah dikembalikan uangnya oleh Tati, tapi 3 orang keluarga saya belum sama sekali, biarkan saja, yang penting orang lain dulu,” katanya.

Terpisah, Kepala Subbagian (Kasubag) Kementrian Agama (Kemenag) Kabupaten Ciamis, Tatang mengatakan kalau pihaknya sudah memanggil PN ke Kantor untuk dimintai klarifikasi atau keterangan.

“Keterangannya sama seperti kepada media, bahwa Popon juga adalah korban, namun beberapa orang korban lainnya jadi salah faham atas kejadian ini,” ucap Tatang.

Selain itu, lanjut Dia, kejadiannya sudah lama yaitu tahun 2014, dan tahun itu dirinya belum di Kemenag, dan kepalanya pun bukan kepala yang sekarang.

“Jadi ini sebenarnya urusan pribadi, maka harus segera diselesaikan oleh pribadinya sendiri dengan yang bersangkutan, bukan oleh lembaga,” pungkasnya.

Sementara itu, Terduga baru pengawas Kemenag Purwakarta, Tati, sampai berita ini ditayangkan belum bisa dimintai keterangan apapun.

(Taofik Fbi)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button