BREAKING NEWS
Search

Peletakan Batu Pertama Pembangunan Ponpes Salafiah Nurhayati Dilakukan Bupati Garut

GARUT,Fokus Berita Indonesia — (22/11/2020) Peletakan batu pertama pembangunan Mushola dan Madrasah Pondok Pesantren Salafiah Nurhayati di Kp.Ranca Desa Pamulihan Kecamatan Cisurupan Kabupaten Garut Jawa-Barat berjalan lancar.

Peletakan batu pertama tersebut dilakukan oleh Bupati Garut,H.Rudy Gunawan, SH,MH,MP dan
mendapatkan sambutan antusias dari warga masyarakat setempat serta para tokoh pemuka agama, Minggu (22/11/2020).

Menurut Bupati Garut,H.Rudy Gunawan,SH,MH,MP ketika ditemui Tabloit FBI usai Prosesi Peletakan batu pertama mengungkapkan, Pembangunan Ponpes Nurhayati merasa senang dan bangga dapat meletakkan batu pertama di bagian pondasi bakal bangunan Ponpes Salafiah Nurhayati pimpinan Aceng Supian Sauri ,

” Alhamdulillah pada hari ini telah melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan Ponpes Nurhayati , Semoga semuanya berjalan lancar , ” ungkapnya.

Lanjut Rudy Gunawan , dirinya menyambut baik,menghargai niat dan perjuangan untuk mendirikan lembaga pendidikan tersebut,

” Ya… pembangunan ponpes disini lokasinya bagus sekali,tidak ada orangnya,nanti kita akan bantu dan saya mempunyai keyakinan dengan adanya pesantren ini mampu berkontribusi nyata dan memberikan pendidikan yang baik kepada generasi bangsa , ” pungkasnya.

Sementara itu,Ketua Yayasan Ponpes Salafiah Nurhayati,Aceng Wahid Syibawaeh Ma’shum,S.Pdi di dampingi Pimpinan Ponpes,Aceng Supian Sauri ketika ditemui di lokasi menuturkan,Ponpes Salafiah Nurhayati merupakan salah satu warisan yang diamanatkan oleh orang tuanya yaitu Imam Syibawaeh untuk di lokasi ini membangun sebuah tempat pendidikan,

” Alhamdulillah hari ini bisa terlaksana peletakan batu pertama pembangunan Mushola dan Madrasah Ponpes Nurhayati dengan lancar , awalnya rencana peletakan waktu saya mendesak, itu waktunya satu minggu kebelang Pemerintah daerah dalam hal ini Bupati Garut respon mensuport untuk segera pesantren berdiri di lokasi ini , ” tuturnya.

Kendati demikian , Lanjut Aceng Wahid menurutnya Pembangunan Ponpes Nurhayati berdiri di tanah warisan keluarga Bapak Iman Syibawaeh dan sekitar 50 orang santri putra/putri kebanyakan dari golongan orang yang tidak mampu dan pesantren juga menampung yatim piatu yang berasal dari luar wilayah tetapi masih ruang lingkup Kabupaten Garut dominan dari Garut Selatan ,

” Mengenai dana pembangunan Ponpes berasal dari Keluarga, swadaya masyarakat dan untuk membangun pesantren tidak ada sumbangsih dari siapa pun,walau memang Bapak Bupati sudah memberikan bantuan kepada pesantren kami mengalokasikan anggaran senilai 100 Juta untuk membangun mushola tapi sampai hari ini belum keluar atau terealisasi , ” paparnya.

Harapan Ketua Yayasan Ponpes Salifiah Nurhayati,Ia berharap Pemerintah lebih konsen/fokus ke dunia pendidikan karena UU No 18 Tahun 2019 tentang Pesantren yang sudah disahkan oleh Presiden RI , Bupati sebagai kepala daerah Kabupaten Garut harus membuat Perbup masalah penunjang dari UU tersebut ,

” Kami berharap bahwa UU itu dijalankan dan bentuk realisasi tanggung jawab dari kepala daerah membuat perbup pesantren untuk mensinkronkan dengan UU Pesantren yang sudah disahkan Presiden salah satunya pesantren kami , ” pungkasnya.

Di penghujung akhir acara Ketua Yayasan Ponpes Salafiah Nurhayati, Aceng Wahid Syibawaeh Ma’shum, S.Pdi menyerahkan penghargaan kepada Bupati Garut,H.Rudy Gunawan,SH,MH,MP.
( Edy Suhendi )




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *