oleh

Pandangan GMPK Lumajang, Oknum Kadus Mesum Harus ” Pecat”

Lumajang, www.fokusberitaindonesia.com- Ramainya berita tentang oknum Kadus (TN) desa kloposawit kecamatan Candipuro kabupaten Lumajang (Jatim). Memasuki rumah seorang perempuan (AY) warga RT 06 RW 02 dusun Aris tengah desa tambah rejo, Kamis (06/01/2022) pukul 02.25 dini hari, diduga telah melakukan perbuatan mesum. Peristiwa terjadi di rumah AY, saat swaminya berada dirumah orang tuanya.Akhirnya digrebek oleh warga setempat yang didampingi oleh ketua RT , RW , Kadus Aris tengah, seluruh perangkat desa dan kades tambahrejo, Babinsa dan Babinkamtibmas.

Hal ini mengundang reaksi LSM GMPK Lumajang disampaikan melalui ketuanya Guntur Nugroho, Peristiwa tersebut diatas adalah murni perbuatan melawan hukum. TN sudah melanggar sumpah jabatannya, dan melanggar kode etik serta perzinahan. Merusak reputasi pejabat pemerintah desa, juga nama baik desa kloposawit.” Tuturnya.

Menurut pandangan hukum sesuai undang-undang No 1 tahun 1974 , TN sudah melanggar pasal 284 ayat 1 KUHP ,PERBUP No 36 tahun 2016, Inpres no 1 tahun 1991.
GMPK akan kirim rekomendasi kepada Kades Kloposawit dan Camat Candipuro untuk memberikan sanksi pemberhentian dari jabatan. Langkah ini lebih ringan di berikan daripada sanksi pidana yang di bebankan dengan ancaman penjara 9 bulan.” Imbuh Guntur.

Masih menurut ketua GMPK Lumajang, oknum Kadus mesum tidak berhak untuk dipertahankan. Karena bisa membuat hilangnya kepercayaan masyarakat kepada pemerintah desa. Sangsi yang tepat menurut GMPK adalah pemberhentian dengan tidak hormat (Pecat). Dan yang bersangkutan harus siap dengan konswensi apapun yang akan diterimanya. Ini harus disikapi dengan tegas agar menjadi contoh bagi pejabat yang lain agar tidak melakukan hal yang memalukan seperti TN.” Tandasnya.
(Red.tab- FBI/Den).

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

News Feed