BREAKING NEWS
Search

Masyarakat Berdampak Pertamina Diduga Dipinta Uang Oleh Paguyuban

Kabupaten Ciamis,
Www.Fokusberitaindonesia.com –
Paguyuban Warga Berdampak Pertamina atau PWBP yang di ketuai oleh H. Suyono diduga telah melakukan pungutan liar atau Pungli dari warga Desa cintaratu. Pungutan itu dilakukan oleh pengurus PWBP yang bernama Ngalim dan Habib dengan jumlah tarif bervariasi sesuai tanah yang terpakai oleh galian pipa Pertamina. Sabtu 04/12/2021

Lasin salah seorang warga Dusun Cibodas Rt 18 Rw 09 mengatakan telah melakukan pembayaran kepada saudara Ngalim dan Habib sebagai pengurus PWBP sebesar Rp 608.000 tetapi dibulatkan menjadi Rp. 610.000,-.

“Kata Habib dan Ngalim uang tersebut untuk biaya proses pengukuran tanah yang digunakan oleh galian pipa Pertamina, katanya dalam waktu 3 bulan ini uang yang dari pertamina bakal turun,” ungkapnya.

“Tanah yang dilalui oleh pipa Pertamina ada 3 bidang milik saya dengan luas yang berbeda, Untuk satu meter tanah dipintai biaya sebesar Rp 14.000,- sehingga total biaya yang harus saya bayar sebesar Rp 608.000,-,” jelasnya.

Lihun(40) anak dari Lasin sambil menununjukan rumah salah seorang warga ia mengatakan penghuni rumah tersebut juga dipintai uang sebesar Rp 100.000,-, Keberatan banget dengan adanya pungutan biaya seperti itu bahkan uang yang digunakan bapaknya untuk membayar pungutan tersebut menggunakan uang hasil dari pinjaman kepada pamannya.

“Tidak hanya orang tua saya saja bahkan hampir setiap rumah yang tanah nya terlewati galian pipa Pertamina itu dipintai juga dengan biaya yang berbeda,” Pungkasnya.

Sampai berita ini terbit dari pihak PWBP belum bisa dipintai konfirmasinya bahkan melalui pesan singkat Watsap pun belum pernah dijawab.

(Taofik Fbi)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *