Hukum & Kriminal

Kejari Lumajang Panggil Saksi Pelapor GMPK Kasus Subsidi Pupuk Kloposawit

Lumajang, www.fokusiberitaindonesia.com-Kasus Mark up harga pupuk subsidi yang tidak sesuai HET . Pemanggilan saksi pelapor dari GMPK Kalal dan Eko Rabu (26/01/2022) keduanya adalah warga desa Kloposawit kecamatan Candipuro kabupaten Lumajang. Kedua saksi dijadwalkan hadir di KEJARI Lumajang Jln Brigjen Slamet Riyadi no 131 pukul 10.00 wib untuk diambil keterangannya.

Kasus ini bergulir setelah laporan LSM GMPK mendapatkan temuan secara langsung (Tertangkap basah) kios-kios nakal melakukan transaksi penjualan pupuk subsidi dengan Mark up harga diatas HET (Harga Eceran Terendah) yang sudah ditentukan oleh pemerintah, oleh 2 kios milik Kusnan dan Kasyah di desa Kloposawit . Akhirnya LSM GMPK melayangkan laporan secara tertulis (29/12/2021), kepada KAJARI Lumajang. Sekarang dimulai proses tahap 1 pemanggilan saksi pelapor GMPK atas nama Kalal dan Eko, sebelum memasuki babak selanjutnya yaitu pemanggilan pihak-pihak terkait.

Pengambilan keterangan saksi, klarifikasi dan wawancara kepada keduanya.” Tutur IBRAHIM SH kasubsi Intel Kejari Lumajang melalu pesan WhatsApp.

Hal itu dibenarkan oleh Kalal salah satu saksi pelapor GMPK yang dihadirkan,
Kami diambil keterangan (BAP) terkait sesuai kronologi kejadian pada waktu OTB (Operasi Tangkap Basah). Oleh GMPK saat transaksi penjualan dan Mark up harga pupuk subsidi yang tidak sesuai HET.” Ujarnya saat diwawancarai awak media www.fbi.com.

Dengan adanya pemanggilan saksi pelapornya, ketua GMPK Lumajang berkomentar.
GMPK sangat optimis kasus ini akan terus berlanjut, kami sudah kordinasi dengan KEJARI Lumajang secara intent sebagai mitra.” Ungkap Guntur Nugroho.

Masih menurut Guntur Nugroho, bahwa masalah pupuk subsidi adalah menjadi agenda prioritas khususnya di Lumajang.
GMPK akan mengawal kasus ini dan terus memburu kios-kios yang nakal. Polemik pupuk subsidi di Lumajang sudah terlalu lama yang harus segera diungkap dan di akhiri. Agar petani segera lega karena bisa lepas dari cengkraman para mafia pupuk.” Pungkasnya.
(Den)

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Check Also
Close
Back to top button