Warta Jawa

Kasus Sekdes Sentul Mulai Menemui Titik Terang

 

Lumajang, wwwfokusberitaindonesia.com-Perjalanan proses hukum kasus dugaan korupsi, penyalahgunaan kewenangan dan pemalsuan data oleh MA oknum sekdes Sentul kecamatan Sumbersuko kabupaten Lumajang Jatim. Sangat melelahkan karena penuh perlawanan juga memakan waktu yang cukup lama. Akhirnya mulai menemukan titik terang dan endingnya yang mengerucut kepada telah ditemukan banyaknya pelanggaran dan perbuatan melawan hukum oleh APH, Sabtu (19/11/2022)

Seperti cerita Kabag hukum pemkab lumajang Fira Yofiana S.H, bahwa mendapat informasi dari inspektorat kalau telah ditemukan perbuatan melawan hukumnya dan 90% tidak bisa ditolerir lagi. Masalah surat pembatalan SK dari Bupati Lumajang itu mendapatkan masukan dari tim fasilitasi penyelesaian sengketa adminitrasi.
Fira mengakui kalau tidak ada data dari pemdes Sentul, karena laporan dari DPM bahwa SK Kades Sentul tidak prosedural, Jelasnya kepada awak media dan LSM GMPK Lumajang.

“Kami minta segera kirimkan data dari desa meliputi SP (Surat peringatan) 1,2,3 kepada sekdes Sentul. Dan surat permohonan rekomendasi karena itu tidak diberikan kepada kami. juga minta disertakan sedikit kronologi dan bukti pelanggarannya, untuk pertimbangan ulang olah bapak bupati.” Tegas Fira.

Diduga ada upaya penghilangan data oleh pihak kecamatan sehingga tim fasilitasi penyelesaian sengketa desa Sentul (DPM) hanya mensuplai data berdasarkan keterangan sepihak dari terlapor dan kecamatan Sumbersuko. Tanpa meminta data dari pemdes Sentul untuk perimbangan masukan kepada Kabag hukum sebelum mengeluarkan surat pembatalan SK Kades. Secara tidak langsung Bupati Lumajang kecolongan oleh anak buahnya sendiri.

Memang kasus hukum yang sedang terjadi didesa Sentul masih dalam penangan unit tipikor polres Lumajang. Selama ini yang membutuhkan waktu cukup lama, penanganan dari Inspektorat Pemkab Lumajang yang ditunjuk oleh polres sebagai tim ahli audit perhitungan kerugian negara.
Namun setelah awak media konfirmasi kepada Auditor madya inspektorat Lumajang melalui WhatsApp menjelaskan kalau dalam proses audit harus kongkrit dan valid dengan data dan keterangan dari semua pihak yang terkait.

Dan diakui kalau sudah ditemukan pelanggarannya sesuai pelaporan.
“Sudah ditemukan perbuatan melawan hukumnya seperti yang dilaporkan, dan ekpos hasil audit sudah kami kirimkan kepada pihak Tipikor polres untuk ditindak lanjuti.” Tutur Dityatama. SAB,ST

Warga desa Sentul berharap agar segera ada kepastian hukum dari kejelasan status pelaku. Karena sudah cukup lama menantikan ending dari permasalahan tersebut diatas.
Dan tentunya seluruh warga Desa Sentul juga warga kabupaten Lumajang bahkan tingkat nasional mengetahui kasus ini, karena sudah viral dan boming merata dimedsos.
Pengawalan inten dilakukan oleh warga desa Sentul, LSM GMPK Lumajang demi terciptanya keadilan dan tegaknya hukum dikabupaten Lumajang.(Den).

Show More

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button