BREAKING NEWS
Search

Karyawan PT.BESSCO INDONESIA Kab.karawang melakukan aksi unjuk rasa

Karawang,,7 september 2020

Karawang.fokusberitaindonesia.com-Karyawan PT BESSCO INDONESIA,,yang berada di kab.karawang melakukan unjuk rasa yang di mulai pkl.08.00 wib,Hari senin,07/09/2020. Para Buruh tersebut yang tergabung dlam bberapa serikat buruh akan Menagih Janji Bupati dan Kepala Disnakertrans Karawang
Ratusan Buruh PT. Beesco Indonesia Korban PHK akan Longmarch dari Posko Tenda Perjuangan Buruh (Depan PT. Beesco Indonesia di Tamelang Purwasari) ke Kantor Bupati Karawang

Atas berlarut-larutnya permasalahan perburuhan di PT. Beesco Indonesia terutama masalah telatnya waktu pembayaran THR serta pembayarannya yang di cicil dua kali namun tidak disertai dengan denda keterlambatan serta PHK masal ribuan buruh dengan alasan perusahaan terdampak Covid 19 dimana berkurangnya order dari owner (brand) dalam hal ini Asics, namun faktanya order tetap ada dan stabil yang di buktikan dengan adanya kerja lembur antar 1 – 2 jam tiap harinya diseluruh Departemen bahkan hari Minggu pun untuk beberapa Departemen masuk kerja lembur, beberapa pekerjaan masih tetap berjalan normal di Subcon kan ke beberapa perusahaan lain. Pada tanggal 6 Agustus 2020 pimpinan SBGTS-GSBI PT. Beesco Indonesia bersama dengan SPM PT. Beesco Indonesia mengadukan dan melaporkan permasalah tersebut kepada pemerintah kabupaten Karawang dengan cara melakukan aksi dan audensi di kantor Pemerintah Kabupaten Karawang.

Dalam aksi tersebut (6/8/2020), pimpinan SBGTS-GSBI dan SPM PT. Beesco Indonesia diterima oleh Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang dan pihak Kepolisian, yang mana kesimpulan dan hasil pertemuan (audensi) tersebut atas permasalah dan tuntutan SBGTS-GSBI dan SPM dalam hal ini Bupati Kabupaten Karawang yang di wakili Sekda dan Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang berjanji :

*Pertama; Disnakertrans Kabupaten Karawang akan datang langsung ke PT Beesco Indonesia untuk melakukan pemeriksaan*

*Kedua; Pihak Bupati dan kepala Disnakertrans akan berkordinasi dengan UPTD Pengawas Ketenagakerjaan Provinsi Jawa Barat Wilayah 2, mengenai perkembangan dan hasil laporan pengawasan ketenagakerjaan yang di sampaikan serikat*

*Ketiga; Pihak Bupati dalam hal ini melalui Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang dan Sekda dalam waktu dekat akan mengundang serikat (SP/SB) yang ada dilingkungan PT. Beesco Indonesia dan pihak perusahaan untuk duduk bersama membahas dan mencari solusi bersama atas masalah yang terjadi di PT. Beesco Indonesia*

Disamping itu ada hal yang lebih miris bahwasanya dari seluruh jumlah ± 1.800 perusahaan yang berdiri di daerah Kabupaten Karawang, Hanya ada satu di perusahaan PT.Beesco Indonesia pimpinan tertinggi lokal yang merupakan Tokoh putra daerah, seharusnya bisa lebih bijak dalam memberikan kebijakan dan mengambil keputusan serta mengayomi Pekerja/Buruh yang mayoritas hampir 90% asli warga penduduk Karawang (Pribumi), agar terciptanya tujuan hubungan industrial yang baik dan harmonis, Justru malah sebaliknya bersikap sewenang-wenang lebih condong berpihak kepada pemilik modal (Kapitalis).

Maka dengan dasar hal-hal tersebut hingga hari ini (satu bulan sudah) tidak ada satupun yang dijalankan oleh Bupati dan Disnakertrans Kabupaten Karawang, tidak juga pemerintah kabupaten Karawang dalam hal ini Bupati dan kepala Disnakertransnya memberikan perhatian dan turuntangan atas permasalah pelangaran hak buruh dan tindakan semena-mena perusahaan PT. Beesco Indonesia padahal mayoritas buruh yang di PHK semena-mena ini adalah warga masyarakat asli Karawang.
Atas hal itulah pada hari Senin 7 September 2020 ini, buruh korban PHK, Pimpinan SBGTS-GSBI dan SPM PT. Beesco Indonesia serta ratusan buruh PT. Beesco Indonesia akan kembali mendatangi Bupati Kabupaten Karawang untuk menanggih janjinya.

Ratusan Buruh akan melakukan longmarch dari Posko Tenda Perjuangan Buruh Melawan PHK dan Perampasan Upah (Depan PT. Beesco Indonesia di Tamelang- Purwasari) mulai pukul 08.00 Wib menuju Kantor Bupati Karawang.

Adapun yang menjadi tuntutan buruh dan Serikat Buruh adalah :

*1. Menagih janji Bupati dan Kepala Disnakertrans atas komitmen dan janjinya yang disampaikan pada tanggal 6 Agustus 2020*

*2. Mendesak Bupati dan Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang untuk memanggil pihak perusahaan dan memfasilitasi (mediasi) untuk memastikan dipekerjakannya kembali 37 orang buruh yang di PHK semena-mena oleh PT. Beesco Indonesia serta dilaksanakannya hak normatif buruh oleh perusahaan*

*3. Menuntut Pemerintah Kabupaten Karawang dalam hal ini Bupati untuk memberikan Bantuan (sembako dan BLT) kepada buruh korban PHK, di rumahkan dan buruh yang masih bekerja tetapi mengalami pemotongan upah dimasa pandemi Covid19*

4. Mendesak Bupati dan Kepala Disnakertrans Kabupaten Karawang untuk memastikan perusahaan PT Beesco Indonesia agar mentaati peraturan serta undang-undang yang berlaku di pemerintah daerah dan negara Indonesia.( red/ asmar)




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *