BREAKING NEWS
Search

Ahli waris kisruh akibat terjualnya rumah peninggalan hj iloh di blok pinangsari desa kasturi kecamatan cikijing kabupaten majalengka

Kab Majalengka – Fokusberitaindonesia.com-Menurut ketrangan narasumber bangunan rumah cukup mewah yang berdiri di atas tanah almarhumah Hj Iloh,yang Informasinya adalah hasil udunan antara almarhumah dengan salah satu ahli waris dari keluarga (Alm) Oyo.Dua minggu kebelakang rumah itu dijual oleh salah satu ahli waris dari pihak bpk Oyo ke bpk H. Udin seharga 1M. Silsilah keluarga almarhumah Hj.Iloh yang tidak memiliki keturunan ini ,berjumlah 4 orang iya itu Bpk abud (alm) bpk Oyo (alm) bu Nene muniah dan cicih (almarhumah).Tapi ketiga ahli waris Abud, Nene muniah dan cicih hanya dikasih 10 jutaan oleh keluarga ahli waris bpk Oyo, Pembagian waris Inilah sesungguhnya yang disoal oleh 3 ahli waris lainnya karna tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.


Sempat salah satu ahli waris lainnya yang diwakili H. Ade mempertanyakan soal itu? tampillah Bpk Aep Saefudin Salah Satu Guru Di M’Ts Telaga sebagai juru bicara dari ahli waris bpk Oyo, namon dalam penympaian bpk Aep terkesan tidak koperatif,Karna dalam pembicaraan bpk Aep Tidak menerangkan dasar yang digunakan Untuk transaksi dalam penjualan tanah dan rumah itu apakah akta hibah, sertifikat, ajb, kikitir atau sejenisnya karna kalo Akta Hibah Ketiga AhliWaris Abud (alm) Nene muniah (Almarhumah) Cicih (Almarhumah) Tidak Pernah Tau Bahwa Tanah Yang Terletak Di Blok Pinangsari Rt 01 Rw 04 Desa Kasturi Kecamatan Cikijing Kab Majalengka Jika Sudah Di Hibahkan Kepada Bpk Oyo (Alm), salah satu dari ahli waris cicih pun menanyakan soal legalitas tanah ini ke bpk H.Udin, beliaupun tidak bisa menjawab hanya memberikan saran untuk menemui Bpk Aep Salah Satu Guru Di M’Ts Telaga.

Saat saudara Dedi yang tinggal dibandung salah satu keluarga (alm) Abud hendak silaturrahmi sekalian ingin mempertanyakan permasalah tanah dan rumah peninggalan almarhumah Hj Iloh,Namon Sayang terpaksa harus pulang ke Bandung dengan penuh kekecewaan karena bpk Aep yang hendak ditemui sedang ada giat fishing sempat dihubungi via whatsApp namon lama gada jawaban sehinga tidak Ketemu.Sehinga tampa disengaja salah satu Ahliwaris bercerita ke Salah satu Wartawan dan Harapan Ketiga Ahliwaris Semoga Awak Media Bisa Mengungkap teka-teki ini melalui investigasi ke desa kasturi, atau ke kecamatan cikijing atau ke BPN kab. Majalengka.

Pada hari minggu 11 Oktober 2020 Tim Jurnalis FBI Mengunjungi Rumah Bpk Guru Aep Untuk Melakukan Klarifikasi Terkait Permasalahan Rumah Dan Tanah Peninggalan Hj.Iloh (almarhumah) dalam Klarifikasi Bpk Aep Menyampaikan Rumah Itu Sudah Di Hibahkan Olah Hj Iloh Ke Bpk Oyo Dan Yang Menjualnya Itu Sdra Hendra, Itu Dijual Seharga Rp 875.000.000 Bukan Rp 1000.000.0000 Karna Itu Sudah Dihibahkan Maka Ahliwaris Oyo Tidak Perlu Untuk Memberitahu Ke Kelurga Ahli Waris Lainnya adapun uang yang diberikan Rp 10.000.000.Itu Hanya Uang kedeudeuh bukan pembagian warisan Dan Untuk Lebih Jelas Bisa Langsung Ke Sdra Hendra Ahliwaris Dari Bpk Oyo (alm) karna dia yang pegang akta hibah dan Sartifikatnya Dalam Pembuatan Akta Hibah Itu Semua Ahliwaris Sudah tau bahkan Sudah Tanda tangan Ujar Bpk Aep.

Ditambah lagi Klarifikasi dari Sdra Hendra, Sdra Menyampaikan Seblum Saya Jelaskan Saya Ingin Tau Dulu Ini Dari Media Mana, Setalah Meliahat KTA Dan Di Poto Oleh Sdra Hendra Dia Menjelaskan Untuk Sartifikat Dan Akta Hibah Ada Disaya dan pada saat itu Sdra Hendra sempat menujukkan Photo Akta Hibah ke Awak Media Itulah Dasar Transaksi Penjulan Rumah Tersebut,namon Ketika Awak Media Meminta No Akta Hibahnya Dan Tahun Brpa Di Aktakan Sdra Hendra Menjawab Saya Akan Perlihatkan Aslinya Jika Pak Nasir Yang Ingin Membelinya Pungkas Hendara. *Red Nasir Ilham & Tim*




Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *